Rabu, 13 Juli 2011

Masalah Jaringan Wireless

Sebelum kita membahas masalah jaringan wireless, terlebih dahulu kita juga harus mengerti bagaimana proses terjadinya koneksi wireless clients kepada jaringan wireless. Hal ini sangat membantu sekali dalam kita melakukan troubleshooting wireless problems.

Pada artikel sebelumnya tentang cara melakukan troubleshooting jaringan, artikel ini sebenarnya merupakan kelanjutan dari artikel tersebut, akan tetapi disini akan focus pada masalah jaringan wireless. Seiring semakin banyaknya pemakai wireless network ini, wireless problems sudah menjadi sesuatu yang sering dihadapi dan dipertanyakan.

Berikut adalah proses atau langkah terjadinya suatu koneksi wireless yang perlu difahami yang akan sangat membantu kita dalam menyelesaikan masalah jaringan wireless.
  1. Proses scanning wireless access point (AP)
  2. Memilih wireless access points
  3. Proses authentikasi terhadap wireless AP yang dipilih
  4. Proses koneksi terhadap wireless AP yang dipilih
  5. Mendapatkan konfigurasi TCP/IP address

Top 10 Wireless Routers

Sejak di setujuinya standard wireless 802.11N oleh IEEE pada Sep 2009 lalu, hampir semua manufacturer wireless melempar kepasaran produk baru mereka dengan mengusung standard wireless 802.11n versi final ini. Walaupun dari versi Draft nya, tidak banyak perubahan hanya beberapa opsi saja – rasanya kurang afdlol kalau belum merilis produk baru dengan label tanpa Draft 802.11n.

Jika anda ingin membangun jaringan wireless dengan performa tinggi, tentunya dengan koneksi ke Internet, maka anda memerlukan wireless router dengan feature-feature berikut: high-speed (dengan 802.11n standard), Quality of Service dengan prioritas Multimedia, wireless network yang jernih (biasanya untuk gaming dan video streaming memakai frequency 5 GHz), jangkauan yang luas (biasanya memakai technology MIMO), dan tentunya advanced security untuk membantu melindungi jaringan anda dari intruders. Berikut adalah top 10 wireless routers yang banyak diminati dipasaran dan juga produk-produk baru unggulan.

Cisco RV016 Multi WAN VPN Routers

Cisco RV016 adalah muli WAN routers sampai 7 port dengan technology load balance dan failover. Router ini sangat cocok untuk kebutuhan bandwidth yang besar menggantikan layanan T1 yang relative sangat mahal.

Cisco RV016 Multi WAN Routers

Saat business anda tumbuh, kebutuhan akan pemakaian bandwidth juga akan meningkat. Dengan business yang tumbuh pesat, kebutuhan akan E-mail, voice (VoIP), browsing internet, dan segala macam aplikasi internet juga akan meningkat. Hal ini akan meningkatkan tingkat saturasi koneksi WAN anda sehingga menjadi lambat. Salah satu solusi untuk menaikkan lebar bandwidth yang besar adalah layanan T1. Sekarang ini dengan melimpahnya layanan DSL dan Cable serta Cellular Internet, maka berlangganan banyak sambungan ISP adalah solusi yang sangat ekonomis, dan piranti pendukungnya adalah multi WAN routers yaitu router dengan sejumlah port WAN dalam satu router.

Belkin N750 DB Wireless Simultaneous Dual Band Router

BARU Belkin N750 DB Simultaneous Dual Band Router yang merupakan seri terbaru dari Belkin dengan speed sampai 450Mbps pada 5GHz band dan sampai 300Mbps pada 2.4GHz band.
Tidak mau ketinggalan dengan para pesaingnya Linksys dan Netgear, Belkin juga mengeluarkan seri terbaru mencakup semua standard wireless router dari wireless N150; N300; N450; N600 sampai seri N750. Kedua router terakhir dibesut dengan technology dual band (DB) simultaneous yaitu Belkin N600 DB dan Belkin N750 DB.

Sebenarnya Belkin sedikit terlambat dengan pesaingnya yang telah lebih dahulu beberapa bulan telah meluncurkan wireless router dengan technology N750 yaitu Linksys E4200 dan WNDR4000 N750. Keduanya dibesut dengan technology yang sama yaitu N750 dengan speed sampai 450Mbps pada 5GHz band serta sampai 300Mbps pada band 2.4GHz. keduanya beroperasi secara bersamaan sehingga anda bisa mengakomodasi wireless client campuran baik yang bekerja pada 2.4GHz ataupun 5GHz band sekaligus.

Konfigurasi Switch dan VLAN

Tidak seperti pada jaringan kecil misal dirumahan atau kantor kecil, jaringan besar yang berskala bisnis dan enterprise – urgensi dalam manajemen semua Swicthes yang ada dalam jaringan local adalah sangat perlu sekali. Perlu dilakukannya konfigurasi switch untuk alasan kemudahan manajemen jaringan dan untuk kebutuhan tuning untuk suatu performa yang lebih bagus adalah hal yang sangat menguntungkan. Jika komunikasi inter-VLAN antar Switches di bangun – maka konfigurasi VLAN juga harus dilakukan.

Jika anda pernah bermain-main dengan konfigurasi Cisco router, maka konfigurasi Switch adalah mempunyai kemiripan. Bahkan anda bisa menggunakan command yang sama seperti yang anda gunakan pada Cisco router. Perbedaan utama tentunya adalah perbedaan fungsi yang mencolok antara routers dan Switches. Untuk Switches dengan VLAN enabled, maka Konfigurasi VLAN juga sangat diperlukan untuk me-manage bagaimana perangkat-2 jaringan di bagi berdasarkan segmen-segmen kedalam VLANs.

Active Directory 2003 Bagian 3

Manajemen Fungsi-fungsi Operation Master Dalam System Active Directory Windows 2003

Melakukan Transfer fungsi-fungsi Operation Master
Untuk melakukan transfer suatu fungsi operation Master adalah dengan cara memindahkannya dengan cara kerjasama dengan owner dari fungsi tersebut yang sekarang. Anda melakukan transfer fungsi operation master saat anda ingin memindahkan fungsi dari suatu server ke server lainnya. Transfer fungsi operation master dilakukan oleh suatu akses control standard Windows Server 2003, dan hanya terbatas karena suatu alasan yang bisa diterima karena memang harus dilakukan pemindahan fungsi, mungkin karena mau mengganti mesin.

Active Directory 2003 Bagian 2

Fungsi-fungsi Flexible Single Master Operation (FSMO) dari Active Directory 2003

Pandangan umum Master Roles
Opearation Master Roles atau lebih umum disebut sebagai Flexible Single Master Operation (FSMO) merupakan fungsi-2 khusus yang ditugaskan kepada satu atau beberapa domain controllers dalam suatu domain Active Directory. Domain controllers yang diberi tugas FSMO melakukan replikasi single-master.
Fungsi-2 Master Operasi – Operation Master Roles

Active Directory mendukung model replikasi multimaster (setiap Domain controller bisa read/write) dari database Active Directory antara Domain controllers dalam domain. Akan tetapi, beberapa perubahan menjadi tidak praktis untuk melakukan replikasi multimaster, makanya satu atau beberapa Domain controllers bisa diberi tugas untuk melakukan operasi replikasi single-master (tidak diijinkan terjadi pada beberapa tempat pada suatu jaringan dengan waktu yang bersamaan). Operation Master Roles dibebankan pada Domain controllers untuk melakukan operasi single-master.

Dalam suatu Active Directory forest, ada 5 Fungsi Master Operasi yang harus dibebankan kepada satu atau lebih Domain controllers. Jadi ke lima fungsi Master Operasi ini harus ada dalam suatu forest. Beberapa fungsi harus ada dalam setiap forest. Dan fungsi-2 lain harus ada dalam setiap domain di setiap forest. Anda harus faham betul fungsi-2 Mater Operasi yang dibebankan pada suatu domain controller jika terjadi suatu masalah, atau jika anda harus mengambil atau melepas suatu fungsi dari fungsi operasi dalam suatu DC. Karena kita harus ingat bahwa harus ada 5 fungsi Master Operasi dalam suatu forest. Kalau toch anda harus mengambil atau melepas suatu fungsi operasi maka anda harus melakukan pemindahan fungsi terlebih dahulu kepada salah satu Domain controllers yang lain. Atau jika ada suatu masalah dengan Domain controllers misal mesin tersebut mati dan tidak bisa dihidupkan kembali atau memerlukan waktu yang lama sekali, maka anda harus melakukan suatu prosedur “seize” – pengambilan atau pengalihan paksa ke mesin lain.

Fungsi-2 Master Operasi Forest-Wide
Setiap Active Directory forest harus mempunyai fungsi-fungsi berikut:
1. Schema Master
2. Domain Naming Master
Fungsi-2 tersebut harus unik didalam forest. Ini berarti bahwa hanya boleh satu saja fungsi Schema Master dan satu fungsi Domain Naming Master didalam suatu forest, tidak boleh ada kembarannya.

Fungsi Schema Master
Suatu Domain controllers yang diberi beban tugas sebagai Schema Master berfungsi untuk mengendalikan semua update dan modifikasi pada suatu schema. Untuk bisa melakukan update kepada suatu schema anda harus mempunyai akses kepada schema master. Pada setiap saat hanya boleh ada satu Schema Master didalam suatu forest.

Fungsi Domain Naming Mster
Domain controllers yang memegang fungsi Domain Naming Master mengendalikan suatu tugas ‘Penambahan’ atau ‘Penghapusan’ suatu domain didalam suatu forest. Setiap saat hanya boleh ada satu Domain Naming Master didalam suatu forest.

Fungsi-2 Master Operasi – Domain-Wide
Diatas dijelaskan tentang fungsi-2 Operation master di lingkungan berskala Forest, sekarang kita bahas fungsi-2 Operation Master di lingkungan Domain. Setiap domain dalam suatu forest mempunyai fungsi-2 berikut ini:
1. Relative Identifier (RID) master, atau Relative ID master
2. Primary Domain Controller (PDC) emulator
3. Infrastructure Master

Fungsi-2 ini haruslah unik dalam suatu domain, jadi hanya boleh ada masing-2 satu fungsi RID master, satu fungsi PDC emulator, dan fungsi Infrastructure master didalam suatu domain – tidak boleh ada dua atau lebih.
Fungsi RID master

Domain controllers yang ditunjuk atau diberi beban fungsi RID master mengalokasikan relative ID yang berurutan (dalam sequence ID) kepada setiap ber-macam-2 DC didalam domainnya. Setiap saat hanya boleh ada satu Domain controllers yang berfungsi sebagai RID Master disetiap domain didalam suatu forest.
Saat suatu Domain controllers membuat suatu user, group, atau suatu object komputer, maka RID master memberikan satu security ID yang unik. Security ID berisi domain security ID (yang sama untuk semua security ID yang dibuat didalam domain tersebut) dan relative ID yang unik untuk setiap security ID yang dibuat didalam domain tersebut. Untuk memindahkan suatu object antar domain (menggunakan Movetree.exe: Active Directory Object Manager), anda harus melakukannya di Domain controllers yang berfungsi sebagai RID master dari domain dimana object tersebut saat ini berada.

Fungsi PDC Emulator
Jika dalam domain berisi komputer dengan OS selain software client Windows 2003 atau masih ada Windowsn NT backup domain controller (BDC), makan DC yang diberi fungsi sebagai PDC emulator akan bertindak sebagai Windows NT PDC. Ia akan memproses perubahan password dari clients dan mereplikasikannya kepada Windows NT BDC. Perlu diingat bahwa hanya ada satu PDC emulator dalam suatu domain di forest.

Walaupun setelah semua system di upgrade kepada windows server 2003, dan domain Windows server 2003 beroperasi pada Windows Server 2003 domain fungsional level, PDC emulator dipilih menerima replikasi dari perubahan password yang dilakukan oleh Domain controller didalam domain. Jika suatu password baru saja diubah, maka perubahan nya akan membutuhkan waktu untuk direplikasikan ke setiap Domain controllers didalam domain. Jika authenticasi logon gagal di Domain controllers lainnya karena salah password, Domain controllers tersebut mem-forward permintaan authentikasi kepada PDC emulator sebelum dia menolaknya.

Fungsi Infrastructure Master
Domain controllers yang diberi beban fungsi Infrastructure Master bertanggung jawab meng-update reference group ke user jikalau member-2 dari group direname atau diubah. Disetiap saat hanya boleh ada satu Domain controllers yang bertindak sebagai infrastructure Master dalam setiap domain.
Jika anda me-rename atau memindah suatu member dari suatu group (dan member berada didalam suatu domain yang berbeda dari group tersebut), group tersebut boleh jadi secara temporary tidak berisi member tersebut. infrastructure master dari domain group bertanggung-jawab untuk meng-update group sehingga ia mengetahui letak dan nama baru member tersebut. Infrastructure master men-destribusikan setiap update atau perubahan melalui replikasi multimaster.

Tidak ada kompromi terhadap security selama waktu antara rename member dan update group. Hanya si administrator yang melihat ketidak-konsistenan yang bersifat sementara dari keanggotaan group tersebut.
Catatan: jika ada lebih dari satu Domain controllers didalam domain, fungsi infrastructure master seharusnya tidak dibebankan kepada suatu Domain controllers yang sudah mempunyai fungsi sebagai Global Catalog.
Diagram pada gambar berikut ini memberikan gambaran lebih jelas mengenai fungsi-2 operation master yang disebar secara default. Domain A adalah domain pertama kali yang dibuat didalam forest (domain root forest). Dia akan memegang kedua fungsi master operasi forest-wide (yaitu Schema master dan domain naming master). Untuk setiap Domain controllers pertama yang dibuat di setiap domain lainnya akan diberikan tugas sebagai ketiga fungsi master operasi lainnya (yaitu RID master, PDC emulator, dan Infrastructure Master).

Active Directory 2003 FSMO
Active Directory 2003 FSMO

Perlu dicatat bahwa anda harus faham betul mana fungsi yang bersifat forest-wide dan mana yang bersifat domain-wide.

Memahami FSMO dalam suatu infrastructure jaringan berdasarkan system windows server 2003 ini sangat penting apalagi sudah berskala multi domain apalagi multi-forest yang tersebar diberbagai site dengan koneksi antar jaringan remote yang complex baik melalui jaringan public frame relay, atau koneksi leased line PTP, ataupun melalui tunnel virtual dengan L2TP/IPSec. Apapun koneksi dan technology yang dipakai maka anda sebagai administrator apalagi manajemen IT harus lah faham betul dari design awal jaringan anda sampai manajemen on goingnya.

Bersambung ke Bagian 3

Active Directory 2003 Bagian 1

Active Directory 2003 – layanan Directory pada infrastructure Jaringan Windows 2003 

Active Directory 2003 adalah suatu Directory Services dalam suatu jaringan computer Windows 2003 (atau 2000) yang digunakan sebagai Authenticasi dan Authorisasi untuk akses kedalam suatu resources jaringan baik resources yang berada pada local network maupun resources yang berada melintasi jaringan WAN global dalam suatu jaringan global corporasi. Active Directory 2003 merupakan technology yang sangat powerful dengan kemampuan yang tak terbatas.

Apa itu authenticasi? Kalau anda terdaftar dalam suatu system jaringan dan mempunyai account untuk masuk dalam suatu system jaringan itu, maka dengan account anda itu system akan meng-Authenticasi bahwa anda adalah valid user dalam system itu. Jika anda sudah masuk dalam system jaringan tersebut dan mengakses suatu layanan resource yang ada dalam jaringan tersebut, maka system memberikan authorisasi untuk akses resource tersebut. Anda bisa saja ter-authenticasi masuk dalam suatu jaringan akan tetapi belum tentu anda mendapatkan authorisasi untuk mengakses suatu sumber jaringan tertentu.

IP Address Design

IP Address design Untuk Beberapa Site Dalam Corporate Anda
Salah satu task yang perlu kita lakukan dalam design jaringan adalah design IP address yang bisa kita aplikasikan kepada system jaringan kita baik untuk jaringan local LAN kita sampai jaringan antar LAN melewati koneksi WAN.

Perlunya IP address untuk komunikasi
Untuk bisa berkomunikasi pada suatu jaringan private ataupun pada jaringan public Internet, setiap host pada jaringan harus diidentifikasi oleh suatu IP address. kenyataan perlunya IP address bisa dipahami dalam kenyataannya bahwa:
  • Setiap segmen fisik jaringan memerlukan suatu address unik pada jaringan tersebut
  • Setiap host pada suatu jaringan memerlukan suatu IP address yang unik dalam segmen jaringan tersebut
  • IP address terdiri dari ID jaringan dan ID host
  • Class address dan subnet mask menentukan seberapa banyak IP address yang bisa dibuat dalam segmen jaringan tersebut

Trendnet TEW-692GR 450Mbps Dual Band Router

Trendnet meluncurkan router terbaru paling cepat TEW-692GR dual band dengan kecepatan 450Mbps tiap band secara simultan

Awalnya saya heran kenapa Trendnet tidak meluncurkan produk router baru dengan kecepatan N750 dual band setelah peluncuran seri TEW-691GR dengan speed 450Mbps akan tetapi single band. Sementara pabrikan lain sudah bermunculan dengan kecepatan N750, artinya speed sampai 450Mbps pada 5GHz band dan sampai 300Mbps pada 2.4GHz band secara bersamaan. Sebut saja Linksys dengan seri E-4200 N750, Netgear dengan WNDR4000 N750 serta Belkin N750 DB.