Tampilkan postingan dengan label Jaringan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jaringan. Tampilkan semua postingan

Senin, 31 Oktober 2011

Rabu, 13 Juli 2011

Masalah Jaringan Wireless

Sebelum kita membahas masalah jaringan wireless, terlebih dahulu kita juga harus mengerti bagaimana proses terjadinya koneksi wireless clients kepada jaringan wireless. Hal ini sangat membantu sekali dalam kita melakukan troubleshooting wireless problems.

Pada artikel sebelumnya tentang cara melakukan troubleshooting jaringan, artikel ini sebenarnya merupakan kelanjutan dari artikel tersebut, akan tetapi disini akan focus pada masalah jaringan wireless. Seiring semakin banyaknya pemakai wireless network ini, wireless problems sudah menjadi sesuatu yang sering dihadapi dan dipertanyakan.

Berikut adalah proses atau langkah terjadinya suatu koneksi wireless yang perlu difahami yang akan sangat membantu kita dalam menyelesaikan masalah jaringan wireless.
  1. Proses scanning wireless access point (AP)
  2. Memilih wireless access points
  3. Proses authentikasi terhadap wireless AP yang dipilih
  4. Proses koneksi terhadap wireless AP yang dipilih
  5. Mendapatkan konfigurasi TCP/IP address

Top 10 Wireless Routers

Sejak di setujuinya standard wireless 802.11N oleh IEEE pada Sep 2009 lalu, hampir semua manufacturer wireless melempar kepasaran produk baru mereka dengan mengusung standard wireless 802.11n versi final ini. Walaupun dari versi Draft nya, tidak banyak perubahan hanya beberapa opsi saja – rasanya kurang afdlol kalau belum merilis produk baru dengan label tanpa Draft 802.11n.

Jika anda ingin membangun jaringan wireless dengan performa tinggi, tentunya dengan koneksi ke Internet, maka anda memerlukan wireless router dengan feature-feature berikut: high-speed (dengan 802.11n standard), Quality of Service dengan prioritas Multimedia, wireless network yang jernih (biasanya untuk gaming dan video streaming memakai frequency 5 GHz), jangkauan yang luas (biasanya memakai technology MIMO), dan tentunya advanced security untuk membantu melindungi jaringan anda dari intruders. Berikut adalah top 10 wireless routers yang banyak diminati dipasaran dan juga produk-produk baru unggulan.

Cisco RV016 Multi WAN VPN Routers

Cisco RV016 adalah muli WAN routers sampai 7 port dengan technology load balance dan failover. Router ini sangat cocok untuk kebutuhan bandwidth yang besar menggantikan layanan T1 yang relative sangat mahal.

Cisco RV016 Multi WAN Routers

Saat business anda tumbuh, kebutuhan akan pemakaian bandwidth juga akan meningkat. Dengan business yang tumbuh pesat, kebutuhan akan E-mail, voice (VoIP), browsing internet, dan segala macam aplikasi internet juga akan meningkat. Hal ini akan meningkatkan tingkat saturasi koneksi WAN anda sehingga menjadi lambat. Salah satu solusi untuk menaikkan lebar bandwidth yang besar adalah layanan T1. Sekarang ini dengan melimpahnya layanan DSL dan Cable serta Cellular Internet, maka berlangganan banyak sambungan ISP adalah solusi yang sangat ekonomis, dan piranti pendukungnya adalah multi WAN routers yaitu router dengan sejumlah port WAN dalam satu router.

Belkin N750 DB Wireless Simultaneous Dual Band Router

BARU Belkin N750 DB Simultaneous Dual Band Router yang merupakan seri terbaru dari Belkin dengan speed sampai 450Mbps pada 5GHz band dan sampai 300Mbps pada 2.4GHz band.
Tidak mau ketinggalan dengan para pesaingnya Linksys dan Netgear, Belkin juga mengeluarkan seri terbaru mencakup semua standard wireless router dari wireless N150; N300; N450; N600 sampai seri N750. Kedua router terakhir dibesut dengan technology dual band (DB) simultaneous yaitu Belkin N600 DB dan Belkin N750 DB.

Sebenarnya Belkin sedikit terlambat dengan pesaingnya yang telah lebih dahulu beberapa bulan telah meluncurkan wireless router dengan technology N750 yaitu Linksys E4200 dan WNDR4000 N750. Keduanya dibesut dengan technology yang sama yaitu N750 dengan speed sampai 450Mbps pada 5GHz band serta sampai 300Mbps pada band 2.4GHz. keduanya beroperasi secara bersamaan sehingga anda bisa mengakomodasi wireless client campuran baik yang bekerja pada 2.4GHz ataupun 5GHz band sekaligus.

Konfigurasi Switch dan VLAN

Tidak seperti pada jaringan kecil misal dirumahan atau kantor kecil, jaringan besar yang berskala bisnis dan enterprise – urgensi dalam manajemen semua Swicthes yang ada dalam jaringan local adalah sangat perlu sekali. Perlu dilakukannya konfigurasi switch untuk alasan kemudahan manajemen jaringan dan untuk kebutuhan tuning untuk suatu performa yang lebih bagus adalah hal yang sangat menguntungkan. Jika komunikasi inter-VLAN antar Switches di bangun – maka konfigurasi VLAN juga harus dilakukan.

Jika anda pernah bermain-main dengan konfigurasi Cisco router, maka konfigurasi Switch adalah mempunyai kemiripan. Bahkan anda bisa menggunakan command yang sama seperti yang anda gunakan pada Cisco router. Perbedaan utama tentunya adalah perbedaan fungsi yang mencolok antara routers dan Switches. Untuk Switches dengan VLAN enabled, maka Konfigurasi VLAN juga sangat diperlukan untuk me-manage bagaimana perangkat-2 jaringan di bagi berdasarkan segmen-segmen kedalam VLANs.

Active Directory 2003 Bagian 3

Manajemen Fungsi-fungsi Operation Master Dalam System Active Directory Windows 2003

Melakukan Transfer fungsi-fungsi Operation Master
Untuk melakukan transfer suatu fungsi operation Master adalah dengan cara memindahkannya dengan cara kerjasama dengan owner dari fungsi tersebut yang sekarang. Anda melakukan transfer fungsi operation master saat anda ingin memindahkan fungsi dari suatu server ke server lainnya. Transfer fungsi operation master dilakukan oleh suatu akses control standard Windows Server 2003, dan hanya terbatas karena suatu alasan yang bisa diterima karena memang harus dilakukan pemindahan fungsi, mungkin karena mau mengganti mesin.

Active Directory 2003 Bagian 2

Fungsi-fungsi Flexible Single Master Operation (FSMO) dari Active Directory 2003

Pandangan umum Master Roles
Opearation Master Roles atau lebih umum disebut sebagai Flexible Single Master Operation (FSMO) merupakan fungsi-2 khusus yang ditugaskan kepada satu atau beberapa domain controllers dalam suatu domain Active Directory. Domain controllers yang diberi tugas FSMO melakukan replikasi single-master.
Fungsi-2 Master Operasi – Operation Master Roles

Active Directory mendukung model replikasi multimaster (setiap Domain controller bisa read/write) dari database Active Directory antara Domain controllers dalam domain. Akan tetapi, beberapa perubahan menjadi tidak praktis untuk melakukan replikasi multimaster, makanya satu atau beberapa Domain controllers bisa diberi tugas untuk melakukan operasi replikasi single-master (tidak diijinkan terjadi pada beberapa tempat pada suatu jaringan dengan waktu yang bersamaan). Operation Master Roles dibebankan pada Domain controllers untuk melakukan operasi single-master.

Dalam suatu Active Directory forest, ada 5 Fungsi Master Operasi yang harus dibebankan kepada satu atau lebih Domain controllers. Jadi ke lima fungsi Master Operasi ini harus ada dalam suatu forest. Beberapa fungsi harus ada dalam setiap forest. Dan fungsi-2 lain harus ada dalam setiap domain di setiap forest. Anda harus faham betul fungsi-2 Mater Operasi yang dibebankan pada suatu domain controller jika terjadi suatu masalah, atau jika anda harus mengambil atau melepas suatu fungsi dari fungsi operasi dalam suatu DC. Karena kita harus ingat bahwa harus ada 5 fungsi Master Operasi dalam suatu forest. Kalau toch anda harus mengambil atau melepas suatu fungsi operasi maka anda harus melakukan pemindahan fungsi terlebih dahulu kepada salah satu Domain controllers yang lain. Atau jika ada suatu masalah dengan Domain controllers misal mesin tersebut mati dan tidak bisa dihidupkan kembali atau memerlukan waktu yang lama sekali, maka anda harus melakukan suatu prosedur “seize” – pengambilan atau pengalihan paksa ke mesin lain.

Fungsi-2 Master Operasi Forest-Wide
Setiap Active Directory forest harus mempunyai fungsi-fungsi berikut:
1. Schema Master
2. Domain Naming Master
Fungsi-2 tersebut harus unik didalam forest. Ini berarti bahwa hanya boleh satu saja fungsi Schema Master dan satu fungsi Domain Naming Master didalam suatu forest, tidak boleh ada kembarannya.

Fungsi Schema Master
Suatu Domain controllers yang diberi beban tugas sebagai Schema Master berfungsi untuk mengendalikan semua update dan modifikasi pada suatu schema. Untuk bisa melakukan update kepada suatu schema anda harus mempunyai akses kepada schema master. Pada setiap saat hanya boleh ada satu Schema Master didalam suatu forest.

Fungsi Domain Naming Mster
Domain controllers yang memegang fungsi Domain Naming Master mengendalikan suatu tugas ‘Penambahan’ atau ‘Penghapusan’ suatu domain didalam suatu forest. Setiap saat hanya boleh ada satu Domain Naming Master didalam suatu forest.

Fungsi-2 Master Operasi – Domain-Wide
Diatas dijelaskan tentang fungsi-2 Operation master di lingkungan berskala Forest, sekarang kita bahas fungsi-2 Operation Master di lingkungan Domain. Setiap domain dalam suatu forest mempunyai fungsi-2 berikut ini:
1. Relative Identifier (RID) master, atau Relative ID master
2. Primary Domain Controller (PDC) emulator
3. Infrastructure Master

Fungsi-2 ini haruslah unik dalam suatu domain, jadi hanya boleh ada masing-2 satu fungsi RID master, satu fungsi PDC emulator, dan fungsi Infrastructure master didalam suatu domain – tidak boleh ada dua atau lebih.
Fungsi RID master

Domain controllers yang ditunjuk atau diberi beban fungsi RID master mengalokasikan relative ID yang berurutan (dalam sequence ID) kepada setiap ber-macam-2 DC didalam domainnya. Setiap saat hanya boleh ada satu Domain controllers yang berfungsi sebagai RID Master disetiap domain didalam suatu forest.
Saat suatu Domain controllers membuat suatu user, group, atau suatu object komputer, maka RID master memberikan satu security ID yang unik. Security ID berisi domain security ID (yang sama untuk semua security ID yang dibuat didalam domain tersebut) dan relative ID yang unik untuk setiap security ID yang dibuat didalam domain tersebut. Untuk memindahkan suatu object antar domain (menggunakan Movetree.exe: Active Directory Object Manager), anda harus melakukannya di Domain controllers yang berfungsi sebagai RID master dari domain dimana object tersebut saat ini berada.

Fungsi PDC Emulator
Jika dalam domain berisi komputer dengan OS selain software client Windows 2003 atau masih ada Windowsn NT backup domain controller (BDC), makan DC yang diberi fungsi sebagai PDC emulator akan bertindak sebagai Windows NT PDC. Ia akan memproses perubahan password dari clients dan mereplikasikannya kepada Windows NT BDC. Perlu diingat bahwa hanya ada satu PDC emulator dalam suatu domain di forest.

Walaupun setelah semua system di upgrade kepada windows server 2003, dan domain Windows server 2003 beroperasi pada Windows Server 2003 domain fungsional level, PDC emulator dipilih menerima replikasi dari perubahan password yang dilakukan oleh Domain controller didalam domain. Jika suatu password baru saja diubah, maka perubahan nya akan membutuhkan waktu untuk direplikasikan ke setiap Domain controllers didalam domain. Jika authenticasi logon gagal di Domain controllers lainnya karena salah password, Domain controllers tersebut mem-forward permintaan authentikasi kepada PDC emulator sebelum dia menolaknya.

Fungsi Infrastructure Master
Domain controllers yang diberi beban fungsi Infrastructure Master bertanggung jawab meng-update reference group ke user jikalau member-2 dari group direname atau diubah. Disetiap saat hanya boleh ada satu Domain controllers yang bertindak sebagai infrastructure Master dalam setiap domain.
Jika anda me-rename atau memindah suatu member dari suatu group (dan member berada didalam suatu domain yang berbeda dari group tersebut), group tersebut boleh jadi secara temporary tidak berisi member tersebut. infrastructure master dari domain group bertanggung-jawab untuk meng-update group sehingga ia mengetahui letak dan nama baru member tersebut. Infrastructure master men-destribusikan setiap update atau perubahan melalui replikasi multimaster.

Tidak ada kompromi terhadap security selama waktu antara rename member dan update group. Hanya si administrator yang melihat ketidak-konsistenan yang bersifat sementara dari keanggotaan group tersebut.
Catatan: jika ada lebih dari satu Domain controllers didalam domain, fungsi infrastructure master seharusnya tidak dibebankan kepada suatu Domain controllers yang sudah mempunyai fungsi sebagai Global Catalog.
Diagram pada gambar berikut ini memberikan gambaran lebih jelas mengenai fungsi-2 operation master yang disebar secara default. Domain A adalah domain pertama kali yang dibuat didalam forest (domain root forest). Dia akan memegang kedua fungsi master operasi forest-wide (yaitu Schema master dan domain naming master). Untuk setiap Domain controllers pertama yang dibuat di setiap domain lainnya akan diberikan tugas sebagai ketiga fungsi master operasi lainnya (yaitu RID master, PDC emulator, dan Infrastructure Master).

Active Directory 2003 FSMO
Active Directory 2003 FSMO

Perlu dicatat bahwa anda harus faham betul mana fungsi yang bersifat forest-wide dan mana yang bersifat domain-wide.

Memahami FSMO dalam suatu infrastructure jaringan berdasarkan system windows server 2003 ini sangat penting apalagi sudah berskala multi domain apalagi multi-forest yang tersebar diberbagai site dengan koneksi antar jaringan remote yang complex baik melalui jaringan public frame relay, atau koneksi leased line PTP, ataupun melalui tunnel virtual dengan L2TP/IPSec. Apapun koneksi dan technology yang dipakai maka anda sebagai administrator apalagi manajemen IT harus lah faham betul dari design awal jaringan anda sampai manajemen on goingnya.

Bersambung ke Bagian 3

Active Directory 2003 Bagian 1

Active Directory 2003 – layanan Directory pada infrastructure Jaringan Windows 2003 

Active Directory 2003 adalah suatu Directory Services dalam suatu jaringan computer Windows 2003 (atau 2000) yang digunakan sebagai Authenticasi dan Authorisasi untuk akses kedalam suatu resources jaringan baik resources yang berada pada local network maupun resources yang berada melintasi jaringan WAN global dalam suatu jaringan global corporasi. Active Directory 2003 merupakan technology yang sangat powerful dengan kemampuan yang tak terbatas.

Apa itu authenticasi? Kalau anda terdaftar dalam suatu system jaringan dan mempunyai account untuk masuk dalam suatu system jaringan itu, maka dengan account anda itu system akan meng-Authenticasi bahwa anda adalah valid user dalam system itu. Jika anda sudah masuk dalam system jaringan tersebut dan mengakses suatu layanan resource yang ada dalam jaringan tersebut, maka system memberikan authorisasi untuk akses resource tersebut. Anda bisa saja ter-authenticasi masuk dalam suatu jaringan akan tetapi belum tentu anda mendapatkan authorisasi untuk mengakses suatu sumber jaringan tertentu.

IP Address Design

IP Address design Untuk Beberapa Site Dalam Corporate Anda
Salah satu task yang perlu kita lakukan dalam design jaringan adalah design IP address yang bisa kita aplikasikan kepada system jaringan kita baik untuk jaringan local LAN kita sampai jaringan antar LAN melewati koneksi WAN.

Perlunya IP address untuk komunikasi
Untuk bisa berkomunikasi pada suatu jaringan private ataupun pada jaringan public Internet, setiap host pada jaringan harus diidentifikasi oleh suatu IP address. kenyataan perlunya IP address bisa dipahami dalam kenyataannya bahwa:
  • Setiap segmen fisik jaringan memerlukan suatu address unik pada jaringan tersebut
  • Setiap host pada suatu jaringan memerlukan suatu IP address yang unik dalam segmen jaringan tersebut
  • IP address terdiri dari ID jaringan dan ID host
  • Class address dan subnet mask menentukan seberapa banyak IP address yang bisa dibuat dalam segmen jaringan tersebut

Trendnet TEW-692GR 450Mbps Dual Band Router

Trendnet meluncurkan router terbaru paling cepat TEW-692GR dual band dengan kecepatan 450Mbps tiap band secara simultan

Awalnya saya heran kenapa Trendnet tidak meluncurkan produk router baru dengan kecepatan N750 dual band setelah peluncuran seri TEW-691GR dengan speed 450Mbps akan tetapi single band. Sementara pabrikan lain sudah bermunculan dengan kecepatan N750, artinya speed sampai 450Mbps pada 5GHz band dan sampai 300Mbps pada 2.4GHz band secara bersamaan. Sebut saja Linksys dengan seri E-4200 N750, Netgear dengan WNDR4000 N750 serta Belkin N750 DB.

Kalkulasi Subnet Mask

Kalkulasi Subnet Mask, Subnetting, dan Default Subnet Mask

Pada artikel saya sebelumnya mengenai cara design IP address, saya tidak membahas secara detail mengenai subnet mask. Kali ini saya akan bahas bagaimana kita menghitung jumlah subnet mask dan jumlah hosts IP yang bisa dipakai dalam design IP address untuk jaringan local anda.

Seperti kita ketahui bahwa untuk address Class B yang kita pakai pada suatu jaringan akan memungkinkan kita memakai IP address sejumlah 65 ribuan hosts. Akan tetapi tidak ada satu jaringan yang bisa berisi host sejumlah itu dalam satu subnet tunggal, karena terbatasnya arsitektur jaringan yang ada. Untuk itulah cara yang paling aman adalah membagi satu jaringan tunggal tersebut kedalam banyak segmen jaringan dengan metoda subnetting.

Jaringan Private Virtual

Koneksi Jaringan Private Virtual Untuk Koneksi Remote Lewat Internet
Jaringan Private Virtual atau lebih kerennya Virtual Private Network (VPN) memungkinkan anda melakukan koneksi kepada jaringan private anda lewat Internet secara aman melalui traffic terowongan didalam paket-2 yang terenkripsi dengan aman. Koneksi jaringan private virtual merupakan solusi yang murah untuk menghubungkan remote site ber-sama-2 melalui jaringan public. Koneksi jaringan private virtual adalah jaringan logical yang secara fisik menyambung Internet.

Dengan koneksi Jaringan Private Virtual, pertama-2 paket private di enkripsi kemudian di-encapsulasi didalam suatu paket public yang ditujuka kepada remote server VPN. Informasi routing ini memudahkan muatan data private yang di enkripsi untuk dilewatkan dalam terowongan (tunnel) melalui jaringan public untuk mencapai titik tujuan. Setelah data yang diencapsulasi ini diterima disisi server VPN, server VPN kemudian mempreteli header public dan men-decripsi muatan data private tersebut.

Instalasi DHCP Server

Cara Melakukan Setup Dan Konfigurasi DHCP Server, Konfigurasi Scope IP Address, Dan Authorisasi DHCP Server Pada Suatu Infrastruktur Jaringan

Pada artikel sebelumnya sudah dibahas tentang pentingnya peran DHCP server dalam infrastruktur jaringan windows 2003, begitu juga studi kasus dalam implementasi jaringan windows 2003 juga telah disinggung tentang kebutuhan sebuah DHCP server pada site Guinea Smelter dengan konfigurasi sebagai berikut:

Server Name: GUISML-HR-DHCP1 IP Address: 192.168.101.240/23
DNS servers: 192.168.101.253 dan 192.168.101.252 Scope IP Address: 192.168.100.1 – 192.168.101.254
Subnet mask: 255.255.254.0
Default Gateway: 192.168.101.254
Exclusion: 192.168.101.200 – 192.168.101.254

Perhatikan notasi /23 pada penulisan IP address diatas yang telah dibahas pada design IP address yang berarti jumlah bit “1” untuk subnet mask 255.255.254.0 sebanyak = 23.

Konfigurasi DHCP Server

Pentingya DHCP server Pada Infrastruktur Jaringan Windows 2003 

Bersama dengan Domain Name System (DNS), Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) merupakan pondasi dasar dari infrastructure Jaringan Windows 2003 atau Windows 2000. DHCP server memberikan configurasi IP secara dinamis kepada hosts yang ada dalam jaringan anda agar bisa saling berkomunikasi satu sama lain. Seperti yang telah dibahas sebelumnya dalam design IP address, untuk bisa berkomunikasi pada suatu jaringan private ataupun pada jaringan public Internet, setiap host pada jaringan harus diidentifikasi oleh suatu IP address.

Buat apa sich sebenarnya DHCP server ini? DHCP sangat dibutuhkan untuk mengurangi kompleksitas konfigurasi IP pada computer. Bayangkan saja kalau anda sebagai administrator jaringan dalam suatu business yang mempunyai sekitar 1000 computer dan anda tahu bahwa setiap computer tersebut membutuhkan konfigurasi IP yang unik. Kalau anda harus melakukannya manual satu persatu …wah bakal keriting tuch jari, tapi jangan kawatir bisa direbonding kok tuch jari. Belum lagi kalau ada perubahan konfigurasi missal perubahan IP pada DNS atau WINS, atau perubahawan gateway address; maka andapun harus mengubahnya satu persatu lagi. Itu pun kalau berjalan mulus kalau salah ketik saja dan terjadi IP yang sama maka IP conflict tak terhindarkan dan anda harus mencarinya dan mengubahnya.

Kamis, 23 Juni 2011

Domain Name System (DNS)

Sebelum dipergunakannya DNS, jaringan komputer menggunakan HOSTS files yang berisi informasi dari nama komputer dan IP address-nya. Di Internet, file ini dikelola secara terpusat dan di setiap loaksi harus di copy versi terbaru dari HOSTS files, dari sini bisa dibayangkan betapa repotnya jika ada penambahan satu komputer di jaringan, maka kita harus copy versi terbaru file ini ke setiap lokasi. Dengan makin meluasnya jaringan internet, hal ini makin merepotkan, akhirnya dibuatkan sebuah solusi dimana DNS di desain menggantikan fungsi HOSTS files, dengan kelebihan unlimited database size, dan performace yang baik. DNS adalah sebuah aplikasi services di Internet yang menerjemahkan sebuah domain name ke IP address. Sebagai contoh, www untuk penggunaan di Internet, lalu diketikan nama domain, misalnya: yahoo.com maka akan di petakan ke sebuah IP mis 202.68.0.134. Jadi DNS dapat di analogikan pada pemakaian buku telepon, dimana orang yang kita kenal berdasarkan nama untuk menghubunginya kita harus memutar nomor telepon di pesawat telepon. Sama persis, host komputer mengirimkan queries berupa nama komputer dan domain name server ke DNS, lalu oleh DNS dipetakan ke IP address.

Wide Area Network

WAN adalah jaringan komputer yang mencakup areal yang luas, melintas batas gedung, batas kota, batas daerah, bahkan batas negara. WAN dapat merupakan koneksi beberapa LAN yang terletak berjauhan sehingga data harus ditransfer melalui jaringan komunikasi.  Sejak ditemukannya telepon, teknik switching merupakan teknologi yang dominan untuk komunikasi suara, dan juga komunikasi data (suara, gambar, video, data biasa). Berbagai teknologi telah digunakan untuk mentransfer data jarak jauh: circuit switcing, packet switcing, asynchronous transfer mode (ATM), frame relay, dan integrated service digital network (ISDN).

Wireless LAN

Inovasi di dalam teknologi telekomunikasi berkembang dengan cepat dan selaras dengan perkembangan karakteristik masyarakat modern yang memiliki mobilitas tinggi, mencari layanan yang fleksibel, serba mudah dan memuaskan dan mengejar efisiensi di segala aspek.
Dari itu, teknik telekomunikasi memiliki target untuk masa depan, yaitu mencapai sistem Future Wireless Personal Communication (FWPC). Sistem tersebut menawarkan layanan komunikasi dari siapa saja, kapan saja, di mana saja, melalui satu deretan nomor sambungan yang tetap, dengan delay yang sekecil-kecilnya, menggunakan suatu unit yang portabel (kecil, dapat dipindah-pindahkan, murah dan hemat) dan memiliki sistem yang kualitasnya tinggi dengan kerahasiaan yang terjamin.
Teknologi wireless memiliki fleksibelitas, mendukung mobilitas, memiliki teknik frequency reuse, selular dan handover, menawarkan efisiensi dalam waktu (penginstalan) dan biaya (pemeliharaan dan penginstalan ulang di tempat lain), mengurangi pemakaian kabel dan penambahan jumlah pengguna dapat dilakukan dengan mudah dan cepat.

Fiber Distributed Data Interface

Fiber Distributed Data Interface (FDDI) merupakan protokol LAN yang distandarisasikan oleh ITU-T. FDDI mendukung laju data 100 MBps, sehingga menjadi alternatif pengganti ethernet dan token ring. FDDI dalam implementasinya harus menggunakan kabel serat optik, sehingga dari segi biaya adalah sangat mahal.
Metoda akses : Token passing
FDDI dalam metoda akses sama dengan Token Ring yakni token passing.
Addressing (pengalamatan)
FDDI menggunakan 2 hingga 6 byte alamat fisik.
Data Rate (laju data)
FDDI mendukung laju data pada 100 MBps.
Frame Format (format bingkai)
FDDI hanya menggunakan 2 jenis frame: data dan token, lihat Gambar berikut.
GAMBAR Frame FDDI
GAMBAR Frame FDDI

Protokol Ethernet (CSMA/CD)

Ethernet adalah standar LAN yang pertama kali dikembangkan oleh XEROX dan kemudian diperluas pengembangannya oleh Digital Equipment Corp, Intel Corp dan Xerox juga.
Metoda akses : CSMA/CD
Metoda akses yang digunakan ethernet dalam LAN disebut carrier sense multiple access with collision detection disingkat CSMA/CD. Maksudnya, sebelum komputer/device mengirim data, komputer tersebut “menyimak/mendengar” dulu media yang akan dilalui sebagai pengecekan apakah komputer lain sedang menggunakannya, jika tidak ada maka komputer/device akan mengirimkan data nya. Terkadang akan terjadi dua atau lebih komputer yang mengirimkan data secara bersamaan dan itu akan mengakibatkan collision (tabrakan). Bila collision terjadi maka seluruh komputer yang ada akan mengabaikan data yang hancur tersebut. Namun bagi komputer pengirim data, dalam periode waktu tertentu maka komputer pengirim akan mengerim kembali data yang hancur akibat tabrakan tersebut.
GAMBAR: Mekanisme CSMA/CD
GAMBAR: Mekanisme CSMA/CD